Satu minggu lalu, tanggal 16-20 Oktober, Sales Consultant Himawan Putra, Santoso Jos, dan Technical Manager Himawan Putra, Kevinski Himawan, mengikuti training produk Josam di Car-O-Liner Thailand. Perjalanan ini adalah salah satu dari upaya kami untuk selalu menawarkan produk dan pelayanan terbaik ke customer kami.

Pada hari terakhir training produk Josam, kami memusatkan perhatian untuk mengkoreksi kebengkokan vertikal dan terpelintiran chassis. Selain itu, kami juga belajar bahwa sistim Josam seperti mainan lego, dan silinder yang digunakan untuk satu hal bisa digunakan untuk hal lain. Terakhir, kami membetulkan deformasi local dalam chassis dengan menggunakan c-clamp Josam.

Pertama, kami mengukur dahulu kebengkokan vertikal dan kepelintiran chassis. Menurut pengalaman Rickard, kebengkokan horizontal, kebengkokan vertikal, dan kepelintiran chassis sering kali terikat dengan satu sama lain. Kecelakaan biasanya menyebabkan campuran dari ketiga kerusakan ini, dan membetulkan satu dapat mempengaruhi yang lain.

 

cara mengukur twist chassis
Rickard sedang menunjukkan cara mengukur kepelintiran atau twist chassis. Distributor Vietnam, Sean, dan Taiwan, Joey, sedang memperhatikan dengan seksama.

 

Pertama, kami mengukur dahulu kebengkokan vertikal dan kepelintiran chassis. Menurut pengalaman Rickard, kebengkokan horizontal, kebengkokan vertikal, dan kepelintiran chassis sering kali terikat dengan satu sama lain. Kecelakaan biasanya menyebabkan campuran dari ketiga kerusakan ini, dan membetulkan satu dapat mempengaruhi yang lain.

 

cara ke2 mengukur kepelintiran atau twist chassis
Metode kedua mengukur kepelentiran chassis truk. Dalam gambar ini, kepelintiran chassis sekitar 8 mm ke arah kiri. Selain diatas chassis truk, ini dapat juga dilakukan dibawah chassis dengan cantolan magnet. Cara ini lebih cepat, tetapi tidak selalu bisa digunakan, tergantung konstruksi chassis.

 

Setelah mengukur kebengkokan vertikal dan kepelintiran chassis, Rickard menunjukkan kami cara mengkoreksinya. Pertama, ia menunjukkan kami penekan vertikal Josam. Walaupun alat ini berat dan kuat, penggunaan roda dan per mempermudah kami untuk menggerakannya. Selain kemudahan ini, alat ini juga dapat ditambahkan penyangga, agar alat ini bisa menekan chassis yang tinggi.

 

Josam frame press
Alat penekan vertikal Josam frame press. Bahkan dibandingkan dengan Rickard, orang asli dari Swedia yang sangat tinggi, alat ini masih bisa menekan cukup tinggi. Selain itu, roda-rodanya membuatnya mudah digerakkan ke mana-mana.

 

Untuk mengkoreksi kebengkokan vertikal ataupun kepelintiran, kami perlu menggunakan penahan di sisi yang benar. Penahan Josam frame press diikat ke rel lantai, bukan ke troli seperti i-press. Rel tersebut diposisikan dengan strategis agar mekanik mempunyai berbagai sudut untuk menekan chassis. Dengan pengait, kami dapat menyebarkan daya agar tidak merusak flens.

 

pengait untuk rel
Pengait yang diikat ke rel lantai ini menahan chassis saat mengkoreksi kebengkokan vertikal atau kepelintiran.

 

Saat mengkoreksi chassis yang menggunakan besi I, bukan besi U, seperti kebanyakan karavan atau trailer, Josam juga menyediakan pengaitnya yang cocok untuk tidak merusak flens.

 

pengait untuk besi bentuk I
Pengait untuk besi bentuk I.

 

Setelah waktu persiapan yang tidak lama, kami langsung menyaksikan Josam frame press digunakan. Dengan silinder berkekuatan 10 dan 20 ton, chassis truk yang kami dorong dengan sengsara ber-enam dengan mudah diangkat dan dibengkokkan. Rickard membagi pengalamannya sebagai mekanik yang sudah pernah mencoba pekerjaannya dengan dan tanpa sistem frame press ini. Pekerjaan yang bisa dia selesaikan dalam satu bulan dengan cara konvensional, bisa dia selesaikan dengan frame press dalam waktu 3 hari saja. Setelah melihat sistem ini dengan mata sendiri, kami pun juga percaya.

 

penekan frame press Josam
Penekan frame press Josam begitu kuatnya, chassis yang berat ini diangkat dengan mudah.

 

Setelah mempelintirkan chassis truk ini ke arah yang berlawanan, Rickard menggunakan pemanas induksi untuk melepaskan ketegangan di dalam chassis.

 

pemanas induksi untuk melepaskan ketegangan dalam chassis
Rickard menggunakan pemanas induksi untuk melepaskan ketegangan dalam chassis. Dengan bantuan pelintiran dari frame press, kepenyokan chassis berkurang.

 

Setelah melepaskan pelintiran ke chassis truk, kami melihat bahwa ada beberapa daerah flens yang penyok karena kami terlalu semangat meluruskan chassis truk. Rickard memberi tahu kami bahwa kepenyokan seperti ini memang sering terlihat, bahkan sebelum meluruskan chassis. Akhirnya, Rickard menunjukkan kami cara menggunakan c-clamp Josam untuk mengembalikan sudut siku dari flens chassis.

 

c-clamp silinder
C-clamp ini menggunakan silinder yang sama dengan penekan vertikal, seperti mainan lego.

 

Dengan kepala c-clamp yang mempunyai sudut lebih dari 90 derajat dan kurang dari 90 derajat, perbaikan flens dapat dengan mudah dilakukan, maupun flens terlalu terbuka atau terlalu tertutup.

 

variasi kepala c-clamp
Kepala c-clamp yang berragam berarti mekanik dapat memperbaiki flens terbuka dan tertutup.

 

Setelah semua training produk dan praktek sudah selesai, kami belajar cara melakukan servis dan perawatan peralatan Josam. Selain itu, kami juga diajari cara menjelaskan fitur-fitur dan menyarankan paket-paket yang sesuai dengan kebutuhan customer. Karena produk Josam sangat modular, sangat penting bagi distributor untuk mempelajari cara menyesuaikan sistem mereka ke setiap situasi unik customer yang tertarik ke produk ini. Setelah selesai training, kami berfoto bersama untuk kenang-kenangan.

 

Tim Car-O-Liner Thailand
Tim Car-O-Liner Thailand (tanpa Rickard, yang melanjutkan pengajaran di Australia), dan distributor Josam dengan diploma kelulusan kami.

 

Dengan demikian, training produk 4 hari sudah selesai. Karena tidak ada momen yang membosankan, satu minggu tersebut terrasa seperti 1 hari. Setelah training ini, kami merasa percaya diri untuk mengenalkan produk luar biasa ini ke pasar Indonesia.

Artikel ini adalah bagian terakhir dari seri berbagian 4 mengenai training Josam Himawan Putra di Thailand. Untuk melihat artikel lainnya, klik DISINI.

Untuk melihat bagian ke 1, klik DISINI.

 

Penulis: Kevinski Himawan dan Santoso Jos.